Akibat penurunan konsumsi produksi semen di Spanyol pada Oktober 2009 tercatat 2,6 juta ton, terkoreksi 19,86% dibandingkan pada bulan yang sama tahun 2008.
Data Asosiasi Produsen Semen, yang dikutip Bloomberg, Spanyol yang berbasis di Madrid menunjukkan pada bulan yang sama tahun lalu, total volume produksi semen mencapai 3,24 juta ton. Khusus produksi klinker terjadi peningkatan 7,4% menjadi 1,95 juta ton.
Sementara konsumsi semen pada bulan tersebut hanya sekitar 2,58 juta ton, merosot 21,14%. Secara akumulasi, konsumsi sepanjang 10 bulan tahun 2009, hanya mencapai 24,38 juta ton, atau anjlok 35,24%.
Selain itu, ekspor semen negara ini tumbuh tipis 0,09% menjadi 280.718 ton, sebaliknya dari sisi impor merosot tajam hingga 39,30% menjadi hanya 285.312 ton. (Bantolo) |
|
Section: Berita -
File Under: Kilas Berita |
|
|
Menteri Perminyakan Kuwait, Sheikh Ahmad Abdullah al-Sabah menegaskan bahwa OPEC tetap tidak akan mengubah pagu produksinya pada pertemuan organisasi tersebut bulan depan lantaran saat ini harga minyak yang sedang bagus-bagusnya.
"US$ 75-80/barel adalah harga yang bagus dan menyenangkan," kata menteri perminyakan Kuwait itu seperti dilaporkan AFP.
Hal senada dikemukakan presiden OPEC, Jose Maria Botelho de vasconcelos, disela-sela konferensi jaminan pasokan energi di Abu Dhabi bahwa harga minyak pada US$ 75 hingga US$ 80/barel adalah harga bagus ditengah pemulihan ekonomi dunia.
Tetapi Menteri Kuwait mengungkapkan bahwa jika harga minyak naik ke kisaran US$ 100/barel pada saat itu kami harus mengadakan diskusi lagi.
Sheikh Ahmad juga mengatakan bahwa permintaan untuk minyak mentah akan meningkat suatu saat.
Ditanya seputar indikasi harga minyak untuk 2010, Menteri mengatakan bahwa itu suatu yang terlalu dini.
"Ini akan tergantung pada pemulihan ekonomi (global). Diperkirakan kenaikan harga adalah pengaruh berbagai paket stimulus. "Silahkan beri waktu lebih banyak," katanya.
Sementara kontrak utara New York minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Desember turun 20 sen menjadi US$ 78,70/barel.
Kuwait merupakan produsen minyak terbesar keempat OPEC, kartel beranggotakan 13 negara kaya minyak dan memompa 2,2 juta barel minyak mentah per hari.(Bantolo)
|
|
Section: Berita -
File Under: Kilas Berita |
|
Pemerintah Indonesia menawarkan investasi di bidang panas bumi (geothermal) kepada pemerintah Selandia Baru guna mengembangkan sumber energi ramah lingkungan selaras dengan prinsip pertumbuhan hijau (green growth).
"Selandia Baru mempunyai teknologi geothermal, makanya kita berbicara dengan pihak mereka," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat seusai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan pertemuan dwi-pihak dengan Perdana Menteri Selandia Baru John Key.
Hidayat mengatakan bahwa seusai pertemuan dwi-pihak, Presiden Yudhoyono memberikan arahan kepada para menteri untuk menitikberatkan sejumlah kerja sama dengan beberapa negara yang memang memiliki keahlian di bidang itu, misalnya Selandia Baru dengan energi panas bumi.
"Kita mau tawarkan investasi geothermal dari Selandia Baru, untuk 10 ribu megawatt, dan berikutnya 40% adalah geothermal yang ramah lingkungan," ujarnya.
Guna mengembangkan energi panas bumi, kata Hidayat pemerintah perlu segera menentukan kebijakan harga, sehingga pengusaha yang berminat dapat segera menghitung keberlanjutan investasi di bidang itu.
"Jika secara komersial layak maka bisa berlanjut, tapi kalau dari hitungan kurang ekonomis maka mereka tidak akan berani masuk," tukasnya seperti kutip Antara.
Saat ditanya tentang reaksi dari pemerintah Selandia Baru atas tawaran dari Pemerintah Indonesia, ia mengatakan bahwa Perdana Menteri John Key meminta Indonesia menentukan jenis pengembangan energi panas bumi yang diminati dan kemudian pemerintah Selandia Baru akan mendorong pihak swasta di Selandia Baru untuk menjajaki investasi di Indonesia.
"(Pembicaraan) belum menyangkut nilai karena kita sendiri belum menawarkan secara spesifik, hanya kita katakan kita menginginkan investasi di sektor geothermal," katanya seraya menambahkan bahwa selain menawarkan kepada Selandia Baru, Indonesia juga menawarkan investasi di bidang panas bumi kepada Jepang. (Bantolo)
|
|
Section: Berita -
File Under: Kilas Berita |
|
ZURICH - Perusahaan specialty chemical asal Swiss, Clariant AG, kembali mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 570 pekerjanya. Seperti diberitakan Reuters, perusahaan selama tahun ini telah melakukan lebih dari 2.000 PHK kepada karyawan yang bekerja diperusahaannya di seluruh dunia.
Hal ini dilakukan sebagai dampak dari resesi ekonomi global yang berakibat pada penurunan permintaan produknya untuk industri tekstil, leather, otomotif, dan konstruksi.
Pada saat yang bersamaan, perusahaan juga mengumumkan penutupan site di Perancis, Inggris, dan Meksiko, menyusul setelah itu site di Jerman juga akan ditutup, sementara yang di Onsan, Korea Selatan tengah dievaluasi untuk dilakukan penutupan atau tidak.
Menurut perusahaan, dengan pemutusan hubungan kerja ini, diharap dapat mengoptimalkan jaringan produksi global untuk mengatasi over capacity dan untuk mengurangi biaya-biaya. Perusahaan juga akan melakukan restrukturisasi dengan biaya US$ 149 juta, yang diharap selesai antara 2011 dan 2013. (Fitri)
|
|
Section: Berita -
File Under: Kilas Berita |
|
Akibat penurunan konsumsi produksi semen di Spanyol pada Oktober 2009 tercatat 2,6 juta ton, terkoreksi 19,86% dibandingkan pada bulan yang sama tahun 2008.
Data Asosiasi Produsen Semen, yang dikutip Bloomberg, Spanyol yang berbasis di Madrid menunjukkan pada bulan yang sama tahun lalu, total volume produksi semen mencapai 3,24 juta ton. Khusus produksi klinker terjadi peningkatan 7,4% menjadi 1,95 juta ton.
Sementara konsumsi semen pada bulan tersebut hanya sekitar 2,58 juta ton, merosot 21,14%. Secara akumulasi, konsumsi sepanjang 10 bulan tahun 2009, hanya mencapai 24,38 juta ton, atau anjlok 35,24%.
Selain itu, ekspor semen negara ini tumbuh tipis 0,09% menjadi 280.718 ton, sebaliknya dari sisi impor merosot tajam hingga 39,30% menjadi hanya 285.312 ton. (Bantolo) |
|
Section: Berita -
File Under: Kilas Berita |
|
|
|
|
|
|