|
Berita |
Kilas Berita
|
|
Menteri Perminyakan Kuwait, Sheikh Ahmad Abdullah al-Sabah menegaskan bahwa OPEC tetap tidak akan mengubah pagu produksinya pada pertemuan organisasi tersebut bulan depan lantaran saat ini harga minyak yang sedang bagus-bagusnya.
"US$ 75-80/barel adalah harga yang bagus dan menyenangkan," kata menteri perminyakan Kuwait itu seperti dilaporkan AFP.
Hal senada dikemukakan presiden OPEC, Jose Maria Botelho de vasconcelos, disela-sela konferensi jaminan pasokan energi di Abu Dhabi bahwa harga minyak pada US$ 75 hingga US$ 80/barel adalah harga bagus ditengah pemulihan ekonomi dunia.
Tetapi Menteri Kuwait mengungkapkan bahwa jika harga minyak naik ke kisaran US$ 100/barel pada saat itu kami harus mengadakan diskusi lagi.
Sheikh Ahmad juga mengatakan bahwa permintaan untuk minyak mentah akan meningkat suatu saat.
Ditanya seputar indikasi harga minyak untuk 2010, Menteri mengatakan bahwa itu suatu yang terlalu dini.
"Ini akan tergantung pada pemulihan ekonomi (global). Diperkirakan kenaikan harga adalah pengaruh berbagai paket stimulus. "Silahkan beri waktu lebih banyak," katanya.
Sementara kontrak utara New York minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Desember turun 20 sen menjadi US$ 78,70/barel.
Kuwait merupakan produsen minyak terbesar keempat OPEC, kartel beranggotakan 13 negara kaya minyak dan memompa 2,2 juta barel minyak mentah per hari.(Bantolo)
|